Teruntuk ‘cinta’-ku

Saat ‘cinta’ menyapa
Membuat hatiku tersenyum
Jiwaku tertawa dan jantungku gembira
Namun ketika ‘cinta’ digores pena dusta
Siapa yang mampu tersenyum, tertawa & gembira?
Jantungku nyaris tak berdetak!
Jiwaku kosong dan hatiku menangis

Hi…..
Lihat tubuhku
Pesona wajahku
Ouh….
Tak boleh!
Aku tak lemah
Masih banyak ‘cinta’ ku punya
‘cinta’ yang sejati & kekal
Ya…..
‘cinta’ Yesus podaku
Setia tanpa batas waktu
Terima kasih Tuhan Yesus

Jiwaku bersorak – sorai
Jantungku berdendang
Hatiku bersukacita
Dan tubuhku menari – nari

Ada damai senantiasa
Didalam Yesus Kristus
Karena aku adalah “mempelai wanita-NYA”

Batam, 28 Agustus 2008
Elfrida Marbun

Komentar

Postingan Populer